KENDARI, TELISIK.ID - Penggunaan alat Polymerase Chain Reaction (PCR), di RS Bahteramas, belum dapat dipastikan kapan mulai digunakan.

Pasalnya, alat untuk memeriksa spesimen swab tenggorokan pasien terduga terinfeksi COVID-19 tersebut, masih menunggu reagen untuk keperluan tes sampel COVID-19.

Untuk diketahui reagen yang dimaksud adalah cairan yang digunakan untuk mengetahui reaksi kimia dalam mendeteksi infeksi COVID-19 dengan menggunakan metode PCR.

Plt. Dirut RS Bahteramas, dr. Hasmuddin mengatakan pengadaan reagen dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), namun ditempatkan di RS Bahteramas.

Baca juga: Batuk, Gejala Paling Sering Timbul dari Kasus Positif COVID-19