KONAWE UTARA, TELISIK.ID - Warga Kelurahan Sawa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, kecewa karena Lurah Sawa dianggap hanya mencari keuntungan pribadi.
Hal itu dibuktikan, salah satunya dengan pembongkaran tugu peluru peninggalan ABRI Masuk Desa atau AMD Manunggal tahun 1995 yang secara historis memiliki nilai sejarah yang panjang. Rencananya, tugu itu akan diganti dengan tugu yang baru.
Melalui grup WhatsApp yang di dalamnya terdapat para tokoh masyarakat Kelurahan Sawa, pemerintah kelurahan telah diberikan saran dan masukan agar pembongkaran tugu peninggalan TNI tidak dilakukan. Namun saran itu tidak diindahkan oleh Pemerintah Kelurahan Sawa.
"Seakan-akan Pemerintah Kelurahan Sawa menutup mata dan telinga untuk mendengarkan aspirasi masyarakatnya," ujar Wahyudin, salah satu tokoh pemuda Kelurahan Sawa, saat dihubungi melalui telepon, Jumat (22/7/2022).
Dikatakan Wahyudin, sistem pengelolaan dana dan informasi yang buruk menjadi alasan kuat warga Kelurahan Sawa kecewa kepada Pemerintah Kelurahan Sawa.
