Selain efisien, DME juga dinilai lebih ramah lingkungan. Gas ini mudah terurai di udara dan tidak merusak lapisan ozon. Penggunaannya dapat mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 20 persen dibandingkan LPG. DME juga menghasilkan nyala api biru yang lebih stabil serta tidak mengandung sulfur atau partikel berbahaya.

Dari sisi infrastruktur, DME memiliki keunggulan karena dapat menggunakan fasilitas LPG yang sudah ada. Artinya, tabung, sistem penyimpanan, dan jaringan distribusi LPG saat ini dapat langsung dimanfaatkan tanpa perlu pembangunan baru secara besar-besaran.

Berikut beberapa kelebihan DME dibandingkan LPG:

1. Bahan baku lokal: DME berasal dari batubara kalori rendah atau biomassa dalam negeri.

2. Menekan impor: Dapat mengurangi impor LPG hingga 1 juta ton per tahun.