"Kami tidak mau pemenang tahun ini dijuluki 'pemenang spesial' karena krisis COVID-19. Kami lebih suka terkilir daripada mendapatkan luka yang besar. Ini pertama kalinya sejak tahun 1956 Ballon d'Or harus rehat. Situasi ini tidak membuat kami berpuas diri, tetapi kami bisa mengambil keputusan yang bertanggung jawab dan juga logis."

"Kami memilih melindungi kredibilitas dan juga legitimasi penghargaan ini dari waktu ke waktu. Sejarah Ballon d'Or terlalu berharga untuk dirusak dengan situasi seperti ini. Di waktu-waktu seperti ini, mengambil rehat merupakan sesuatu yang mewah dan juga diperlukan," tutup pernyataan resmi French Football tersebut.

Reporter: Muhammad Israjab

Editor: Haerani Hambali