Lebih lanjut, Abdul Hamid mengatakan, informasi tersebut telah dibagikan kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri), karena kedua otoritas nasional serius tentang tindakan tersebut.

Baca juga: China Tuduh Indonesia Biang Munculnya Klaster Baru COVID-19 di Beijing

Dia menjanjikan, tersangka utama pembuat video parido diketahui dalam waktu dekat.

“Dalam kasus terbaru ini, ada pelaku kejahatan yang tidak bertanggung jawab dan memiliki motif jahat yang mengabaikan lagu kebangsaan Indonesia Raya," katanya.

Abdul Hamid menambahkan, parodi ini membuat marah masyarakat Indonesia dan pihaknya jamin tindakan drastis telah dilakukan Bareskrim (Polri), yakni membentuk tim khusus yang kemarin diterbangkan ke Sabah untuk melacak para pelakunya.