"Saat ini hanya kompor dan listrik saja karena kita tergantung juga pada jumlah gas metan yang bisa kita tangkap kemudian jaringan dan listrik yang dihasilkan masih belum stabil, makanya kita arahkan untuk lampu saja kalau barang elektronik kita tidak sarankan," ungkapnya, belum lama ini.

Ia menambahkan, saat ini total yang menggunakan gas metan itu 25-40 rumah di sekitar TPA, hal itu dikarenakan masih terbatas.

Baca Juga: Wali Kota Tertolong Setelah Diserang Varian Delta, Gejalanya Ringan karena Vaksin

Baca Juga: Tata Batas Kota, DLHK Kendari Bakal Gandeng Komunitas Lingkungan

"Yang menjadi kefokusan gas metan kita kan di perumahan mandiri energi sekitar 40 persen yang terlayani. Saat ini gas metannya lagi bagus," katanya.