Zulkarnaim menambahkan, gas metan yang diproduksi juga tergantung pada cuaca.
"Sekarang ini lagi banyak gas metannya karena cuaca bagus dan banyak. Kalau dia sudah kemarau itu pasti kurang lagi, dia juga tergantung cuaca. Kalau dia basah itu proses pembusukannya cepat banyak menghasilkan gas," tambahnya.
Lebih lanjut, kata Zulkarnaim, untuk kampung mandiri energi sudah puluhan tahun terbentuk, bahkan Kota Kendari mendapat adipura salah salah satu indikatornya adalah pengelolaan gas metan itu.
"Pemanfaatan gas metan juga sangat berdampak pada Kota Kendari, dan TPA Kota Kendari itu pernah menjadi TPA terbaik se-Indonesia," tuturnya. (C-Adv).
Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim
