"Pemda Kolut, tinggal menunggu dan kami di Kolut selalu siap untuk merealisasikan itu. Hanya saja sampai saat ini belum ada kepastian kapan realisasinya," jelasnya.

Menurut Junus, selain masih terkendala diperizinan dari Dishub Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kendala utamanya juga pada sektor pengoperasian armada.

"Selain perizinan karena ini lintas provinsi. Saya kira yang menjadi diskusi saat itu adalah siapa yang  mengoperasian armada tersebut. Apakah pihak ketiga atau Pemda sendiri. Nah, itu yang belum ada keputusannya sampai saat ini dan untuk armada kapal yang akan digunakan itu sudah ada," terangnya.

Baca Juga: Suara Golkar di Pilwawali Kendari Milik Siapa?

Terkait penumpang, kata Junus. Kalau Pengoperasian kapal fiber class rute pelabuhan Belopa-Tobaku ini jadi, maka sama sekali tidak akan mempengaruhi muatan kapal feri.