"Masyarakat jangan berpihak kepada pengedar narkoba, kami sudah mapping di daerah itu. Kami minta masyarakat mau bekerjasama dengan kami untuk memberantas peredaran narkoba," tambahnya.

Jenderal bintang satu itu mengaku prihatin dengan Sumatera Utara yang sampai saat ini masih menjadi dengan tingkat penggunaan narkotikanya mencapai satu juta jiwa.

"Dari 14 juta penduduk, yang mengkonsumsi narkoba satu juta jiwa. Sangat meresahkan. Jadi, kami (BNN) akan bekerja sama dengan Bapak Kapolda Sumatera Utara, Kodam I Bukit Barisan dan pemerintah daerah untuk memberantas peredaran narkoba ini. Kami akan memberikan tindakan tegas terhadap para pengedar atau bandar narkoba yang meresahkan," tuturnya.

Jenderal polisi yang pernah menjabat sebagai Direktur Narkoba Polda Sumatera Utara itu mengaku, ada beberapa nama yang masuk dalam pemetaan untuk dilakukan pengejaran. Namun belum bisa disebutkan.

"Pastinya, kami akan melakukan pendalaman dan pengembangan atas adanya penemuan seribuan orang lebih mengkonsumsi narkoba di Jermal 15 ini," terangnya.