KSAD pun mengapresiasi adanya wacana relokasi terhadap para pengungsi tersebut. Pasalnya, keberadaan pengungsi di posko pengungsian yang memakan waktu cukup lama, dinilai bisa berdampak pada kesehatan.
Baca Juga: Korupsi Masih Tinggi, KPK Libatkan Pemda Berantas Korupsi
“Karena memang ini, harus segera. Sehingga kalau terlalu lama di pengungsian tidak bagus untuk kesehatan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, rencana relokasi warga yang tinggal di sekitar Gunung Semeru kian mendekati kenyataan. Pemerintah menyiapkan tiga lokasi alternatif di Lumajang. Semuanya lahan milik Perhutani.
Tiga lokasi itu masing-masing berada di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo; Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro; dan Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro. (C)
