KENDARI, TELISIK.ID - Sejak mewabahnya pandemi COVID-19, banyak dunia usaha terkena dampaknya, tak terkecuali Hotel Claro  Kendari.

Seperti yang disampaikan Public Relation Hotel Claro, Richy Sunarno bahwa sejak akhir Maret 2020 lalu, pengunjung di hotel bintang empat itu turun drastis hingga 70 persen.

"Lihat saja, tidak ada aktivitas berarti di hotel, pengunjung juga sangat sepi, baik yang menginap maupun yang adakan event," papar Richy, Kamis (16/4/2020).

Kata Richy, banyak kegiatan yang telah diteken oleh para relasi terpaksa harus dibatalkan akibat mewabahnya COVID-19. Tak sampai di situ, sebagian karyawan hotel pun terpaksa dirumahkan.

"Itu karena kita mengikuti anjuran pemerintah dan kebijakan perusahaan. Tapi karyawan yang dirumahkan itu kita harapkan tidak ada PHK," ujarnya.