Al Hidayah, lanjut Rabia tentu berbeda dengan organisasi lainnya. Melalui Al Hidayah peran perempuan diletakkan sebagai variabel yang sangat penting.
"Perempuan tidak saja berandil dalam mencetak dan membina generasi bangsa, namun reduksi demokrasi melalui peran edukatif perempuan menjadi tonggak tegaknya organisasi," lanjut Rabia.
Sementara itu, Ketua DPD Pengajian Al Hidayah Sulawesi Tenggara, Mashtura mengungkapkan, pengurus Al Hidayah sejatinya memiliki peran dan sumbangsih yang tidak mudah.
Keluhuran tanggungjawab itu sejatinya menjadi tantangan bersama sebagai warga organisasi. Namun, pengurus merupakan ujung tombak sekaligus nyawa organisasi.
Baca Juga: amenkumham Sidak Rutan Kelas IIA Kendari
