Selaras dengan itu, Ahali juga berharap kepada MUI Kabupaten Butur agar menjadi pionir serta mampu menjadikan dirinya sebagai figur teladan, khususnya dalam upaya mempelopori terciptanya kehidupan yang aman dan damai, mewaspadai isu-isu dan gesekan bernuansa Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA) yang dapat memicu tindakan anarkis serta memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa.

Baca Juga: Soroti Aturan Penggunaan Toa Masjid, Wabup Wakatobi Minta Menag Minta Maaf Pada Umat Islam

Mengingat kondisi tersebut kata Ahali, diperlukan peran seluruh komponen bangsa dan anak bangsa, untuk menggugah kesadaran akan kebangkitan Islam khususnya peran MUI menjadi pendorong, motivator dan fasilitator masyarakat menuju masyarakat madani.

"Atau masyarakat yang menjunjung tinggi moral, etika dan supermasi hukum sebagai resonansi dari kualitas iman dan takwa," tandasnya. (C-Adv)

Reporter: Aris