Secara khusus, Sutrisno mengakui PDIP diuntungkan karena pengunduran diri para kader-kader karbitan dan titipan seperti ini. Namun harus segera dikoordinasikan kepada KPU, apakah masih mungkin keduanya dapat diganti sebagai caleg. Sebab jika keduanya tidak dapat digantikan, maka PDIP bisa rugi.

"Sebagai kader PDIP, kami meminta agar para pengurus partai dapat merespon kasus tersebut dengan cepat dan serius untuk memastikan target-target pemilu tidak terganggu. Sebab jika target pemilu tidak tercapai, hal tersebut akan dijadikan dasar dan alasan untuk melakukan evaluasi di tiap tingkatan kepengurusan partai. Mundurnya pengurus itu tidak mempengaruhi elektabilitas partai," terangnya.

Baca Juga: Golkar dan Gerindra Minta PDIP Tak Picu Kegaduhan Lewat Isu Jokowi Tiga Periode

Terpisah, Bendahara DPC PDIP Medan, Boydo Panjaitan mengaku, masih menunggu arahan dari DPP dan DPD partai terkait dengan dukungan Bobby Nasution kepada capres dan cawapres di luar Ganjar dan Gibran di Pemilu 2024.

“Kami serahkan kepada DPP PDIP. Menunggu instruksi. Namun, jika Bobby tidak menuju Ganjar, saya rasa tidak ada pengaruh apa-apa ya. Kader partai yang lain tetap solid ya mendukung Ganjar dan Mahfud MD. Bobby Nasution itu masih kader dan belum mengundurkan diri," terangnya.