Direktur Eksekutif Polri Watch, Abdul Salam Karim angkat bicara terkait dengan video klarifikasi yang dibuat oleh Joni atau suami dari wanita yang diduga telah berselingkuh itu.

"Lihat saja videonya, seperti mendapatkan tekanan. Wajah Joni, seperti mendapatkan tekanan. Coba perhatikan dengan baik-baik video klarifikasi itu. Dugaan saya, memang video itu seperti mendapatkan tekanan dari berbagai pihak," kata Abdul Salam Karim.

Untuk itu, pengamat hukum ini meminta agar pihak Propam Mabes Polri untuk turun tangan melakukan penyelidikan atas kasus ini.

"Iya, tim Paminal Mabes Polri harus turun menyelidiki kasus ini. Dalam video itu, periksa Joni, apakah dia mendapatkan tekanan atau tidak. Karena, kami menduga pencabutan laporan itu penuh kejanggalan," tegasnya.

Selain itu, Abdul Salam atau biasa dipanggang Haji Syalom ini, meminta agar Kapolda Sumatera Utara tidak memberikan keistimewaan terhadap Kompol Agung Basuni.