Dikutip dari jabarekspres.com, Senin (11/11/2024), melalui pesan singkat yang dibagikan di akun media sosialnya, Lydia menegaskan bahwa video yang diklaim mirip dirinya hanyalah hasil jebakan phising.
Ia mengungkapkan bahwa beberapa akun yang menyebarkan narasi tersebut adalah akun-akun yang sengaja memancing pengguna untuk mengklik tautan yang mengarah ke situs berbahaya, termasuk situs perjudian online (judol).
Lydia bersama timnya juga telah mengambil tindakan tegas dengan melaporkan konten-konten yang dianggap mencemarkan nama baiknya kepada pihak TikTok.
Selain itu, ia mengimbau para penggemarnya untuk lebih berhati-hati dalam menanggapi isu yang belum terbukti kebenarannya.
Tak hanya isu video, kehidupan pribadi Lydia juga tak luput dari perhatian publik, terutama kisah asmaranya. Wanita kelahiran Samarinda, Kalimantan Timur, pada 24 Juli 2004 ini sering kali dijodohkan oleh netizen dengan sejumlah gamer terkenal di komunitas eSports.
