KENDARI, TELISIK.ID - Musim kemarau yang melanda sejak beberapa bulan terakhir membuat para penjual air bersih di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara banyak mendapat keuntungan.

Kemarau ini membuat kebutuhan air bersih meningkat. Cuaca panas dan kering membuat orang lebih banyak membutuhkan air.

Bukan hanya kebutuhan air bersih yang meningkat, tetapi harga air bersih pun ikut naik di musim kemarau ini. Sebelumnya harga air bersih per tandon Rp 50.000 kini naik hingga mencapai Rp 60.000-Rp 80.000 per tandonnya. Harga air bersih yang dijual tergantung pada jarak pengantaran.

Baca Juga: Tekan Inflasi, Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara Gelar Pasar Murah Dua Hari

Seorang penjual air bersih di Kota Kendari, Sadam mengatakan, omset penjualannya mencapai Rp 500.000 per hari. Namun seringnya terjadi pemadaman listrik menyebabkan dia terpaksa membatalkan orderan.