Baca juga: Sekeluarga Memulung, Bertahan Hidup dengan Mengais Sampah
"Saya dari tahun 1978 jadi penjual ikan memang penghasilannya kecil, tapi saya juga tidak berniat mau kerja yang lain," ungkapnya.
Pria paruh baya itu mengungkapkan, kalau untuk kebutuhan sehari-hari menurutnya tidak terlalu susah, ia masih bisa untuk membeli beras dan lauk pauk walaupun hanya untuk makan dua kali dalam sehari.
"Kalau makan ada, kalau untuk pagi dengan malam," akunya.
Ia berharap, agar para orang tua di luar sana jangan sampai memutuskan harapan anaknya untuk bersekolah, karena bagi La Ode Omi, jalan satu-satunya untuk keluar dari belenggu kemiskinan adalah pendidikan.
