Salah seorang pengguna jalan yang sering melihat Nenek Nur Hidayat, Hendarman, selalu merasa trenyuh setiap kali melihat nenek dan cucunya itu.

Baca Juga: Ingin Pensiun Jualan Sayur Keliling, Lansia Ini Tetap Bertahan demi Hidupi Keluarga

"Sedih melihat mereka berdua berteduh ketika kehujanan dalam keadaan menggigil, menunggu pembeli datang," ujarnya.

Warga lainnya yang merasa miris melihat kondisi Nenek Nur Hidayat, Ari, mengaku heran karena masyarakat miskin Kota Kendari makin hari makin bertambah.

"Saya cukup heran mengenai meningkatnya kemiskinan, padahal Sulawesi Tenggara sangatlah kaya, kita punya tambang nikel di sini. Tapi masyarakatnya masih banyak yang miskin," tandasnya. (A)