Pembatasan itu diterapkan Apple antara lain untuk mengelola kerumunan dan melawan calo, dan pembelian iPhone Duo dibatasi maksimal dua unit per pelanggan. Di sisi lain, sebagian staf toko dilaporkan telah memperingatkan pelanggan agar tidak datang tanpa pre-order karena stok walk-in kemungkinan tidak tersedia sama sekali. Namun, pernyataan resmi Apple menyebut stok walk-in tetap tersedia meski terbatas. Apakah peringatan staf itu merupakan arahan resmi dari pusat atau kebijakan masing-masing toko masih diperdebatkan.

Tekanan stok sudah terlihat sejak pre-order dibuka pada 16 Oktober, ketika estimasi pengiriman untuk pesanan baru di toko daring Apple bergeser ke 25 Januari 2027 dalam waktu sekitar 30 menit. Apple menyebut permintaan pre-order itu luar biasa dan menyatakan terus menerima pesanan daring. Di sisi lain, sebagian pembeli melaporkan estimasi pengiriman mereka justru dimajukan, termasuk dari Desember menjadi tanggal peluncuran di beberapa pasar. Apple belum mengumumkan angka penjualan hari pertama hingga laporan dari pasar Asia dan Australia ini ditulis.

Penilaian Awal Pembeli dan Pengulas

Ulasan awal memuji desain Duo serta engselnya yang kokoh dan lipatan layarnya yang nyaris tak terlihat, pencapaian penting bagi ponsel yang layar lipatnya selama ini kerap menampilkan lipatan menonjol. Namun, para pengulas juga mencatat kompromi pada kamera, termasuk tidak adanya lensa telefoto, serta tidak adanya Face ID. Sebagian aplikasi pihak ketiga juga masih perlu disesuaikan dengan ukuran layar baru agar bisa memanfaatkan layar lebar secara penuh. Dengan bobot 254 gram, perangkat ini juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi pembeli yang mengutamakan kenyamanan genggaman sehari-hari.

"Lipatan adalah sesuatu yang bisa terjadi pada ponsel lipat, jadi saya tidak terlalu mengkhawatirkannya," kata Park Seong-geon.

"Layar bertekstur nano itu bagus karena nyaman di mata," kata Jung Hae-woong.