Di Korea Selatan, harga iPhone Duo dimulai dari 3,29 juta won, sementara varian 2 terabita yang dipilih Jung Woo-deuk dibanderol 5,09 juta won. Di Amerika Serikat, harga perangkat itu berkisar 1.999 dolar untuk 256 gigabita hingga 3.199 dolar untuk 2 terabita. Di Sydney, varian 512 gigabita dibanderol 3.899 dolar Australia. Selisih harga antar pasar itu mencerminkan pajak, kurs, dan strategi distribusi Apple di masing-masing negara.

Lembaga riset IDC memperkirakan Apple akan menguasai 44 persen nilai pasar ponsel lipat pada 2026 dengan 31 persen unit, dan menjadi pemimpin pasar kategori itu baik dari sisi nilai maupun unit pada 2027. Wakil presiden IDC Francisco Jeronimo menilai Apple telah menyajikan argumen yang meyakinkan untuk format ponsel lipat. Namun, menurut dia, ujian berikutnya adalah mengubah antusiasme menjadi ketersediaan, adopsi, dan babak baru yang bertahan lama bagi pasar ponsel pintar. Proyeksi itu menegaskan bahwa hari pertama penjualan bukan hanya soal antrean, melainkan soal kemampuan Apple memenuhi permintaan dalam beberapa bulan ke depan.

Indonesia dan Gelombang Berikutnya

Indonesia tidak termasuk gelombang pertama penjualan iPhone Duo pada 23 Oktober 2026. Gelombang berikutnya dijadwalkan pada 30 Oktober ke 28 negara dan wilayah tambahan, menurut laporan yang merangkum jadwal peluncuran Apple. Namun, sumber-sumber yang dibuka untuk artikel ini belum mengonfirmasi apakah Indonesia termasuk dalam daftar gelombang 30 Oktober tersebut. Karena itu, status Indonesia pada gelombang kedua masih belum jelas dan belum bisa dipastikan dari laporan hari pertama ini.

Bagi calon pembeli di Indonesia, kepastian baru akan didapat setelah ada pengumuman resmi Apple mengenai daftar negara gelombang berikutnya. Sementara itu, pasar-pasar gelombang pertama yang belum membuka toko pada saat laporan Asia dan Australia ini ditulis, termasuk Eropa dan Amerika Utara, dijadwalkan menyusul pada jam buka lokal masing-masing. Apple juga mengarahkan pelanggan yang belum mendapat unit pada hari pertama untuk memeriksa kembali ketersediaan penjemputan pada Sabtu, 24 Oktober. Perkembangan penjualan dari pasar Barat itu akan menjadi penanda berikutnya apakah antrean hari pertama benar-benar berujung pada penjualan yang luas atau hanya pada antrean pre-order yang sudah terjual habis.