Penjualan kondom di Kota Kendari yang mayoritas remaja butuh banyak perhatian dari pihak terkait, itu untuk mencegah penularan virus HIV-Aids.

Karena sejatinya Kota Kendari berjuluk kota bertakwa seharusnya terhindar dari perilaku-perilaku menyimpang dari norma agama, banyaknya remaja yang menjadi mayoritas pembeli kondom membuktikan merebaknya pergaulan bebas pada remaja Kota Kendari.

Untuk mendalami lebih jauh fenomena ini, tim Telisik.id mencoba meminta informasi dari pembeli kondom yang masih remaja RY (17). "Kalau beli (kondom) di apotek ada rasa malu karena pasti ditanya, mending di supermarket, kalau di sana langsung saja," ucapnya. (A)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin