Kapasitas ini memberikan fleksibilitas inventori dan menjamin keberlanjutan pasokan menuju fasilitas pengolahan di Pomalaa.
Memasuki Maret 2026, IGP Pomalaa menargetkan produksi 300.000 ton limonit per bulan atau sekitar 9.677 ton per hari.
Strategi peningkatan produksi dilakukan bertahap untuk menjaga stabilitas operasional dan memastikan suplai tetap konsisten di tengah dinamika pasar komoditas.
Dari sisi pembangunan, progres konstruksi proyek hingga Januari 2026 telah mencapai 65,76 persen.
Baca Juga: Pasar Mekongga Disulap Modern, PT Vale Kucurkan Rp 200 Miliar di HUT ke-66 Kolaka
