Dukungan juga bisa datang dari pihak lain, salah satunya dari PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) yang berpotensi terlibat dalam skema penjaminan. Namun menurut Erick, hal tersebut masih berupa usulan dan belum dibahas secara resmi.
Lebih lanjut, Erick menyampaikan bahwa risiko kegagalan usaha dalam koperasi juga turut menjadi perhatian. Ia membuka wacana pemotongan dana desa secara bertahap sebagai opsi jika koperasi mengalami kegagalan operasional.
"Kita enggak ngarepin gagal, kita harus bilang ya desa itu harus juga berhasil. Nah itu dari dana desanya dipotong secara bertahap," ungkapnya. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
