Sesak napas bisa diartikan seseorang merasa tidak mendapat cukup udara, tidak dapat bernapas lega, atau merasa terengah-engah. Kondisi ini bisa terjadi kapan saja, baik saat berjalan, berlari, bahkan duduk sekalipun.
Sesak napas sering disebabkan oleh gangguan jantung atau paru-paru, di antaranya adalah serangan jantung, penyakit jantung kongestif, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), pneumonia, emboli paru, asma, atau infeksi saluran pernapasan. Selain gangguan pada jantung dan paru, sesak napas juga dapat terjadi akibat sakit maag, cedera pada leher atau karena hampir tenggelam.
Ketika mengalami sesak napas, seseorang biasanya menunjukkan tanda-tanda berupa napas yang cepat, terlihat cemas dan gelisah, mengantuk atau terlihat bingung, bibir biru, susah bicara, dan mengeluarkan keringat berlebihan.
Baca Juga: Awas, Ini Bahaya Dehidrasi yang Tak Boleh Anda Sepelekan
Baca Juga: 6 Manfaat Minum Air Hangat Setiap Hari, Salah Satunya Cerahkan Kulit
