Olehnya itu, BKKBN menggandeng beberapa pihak untuk mempercepat penurunan angka stunting, khususnya di wilayah Sultra. Salah satunya dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI).
Baca Juga: DPRD dan Pemkot Sepakat Tak Perpanjang Kontrak Pasar Mandonga oleh PT Kurnia
Sub Koordinator Bina Keluarga Balita (BKB) BKKBN Sultra, Taufik mengatakan, BKKBN berkerja sama dengan AIPGI tentang pengembangan inovasi, informasi, edukasi dan pendampingan gizi dalam percepatan penurunan stunting.
Menurutnya, kerja sama ini juga bertujuan untuk mengaudit kasus stunting yang ada di kabupaten/kota di Sultra. Tim audit ini yaitu tim pakar dan tim teknis.
"Tim pakar itu, ada asosiasi gizi, ikatan dokter anak dan organisasi himpunan psikologi, dan tim teknis itu dari seluruh dinas PPKB dan dinas kesehatan kabupaten/kota," tutur Taufik. (B-Adv)
