Baca Juga: Beasiswa 2023 S1 hingga S3 Biaya Kuliah Gratis Termasuk Uang Saku

Kepala Sekolah SMPN 2 Kendari Abdul Wahid, S.Pd., M.Pd. mengatakan, salah satu cara mengatasi adanya kasus bullying, pihaknya memanfaatkan guru Bimbingan Konseling (BK) agar guru BK yang membantu mengontrol peserta didik.

"Untuk kasus bullying yang sudah membahayakan anak-anak lain, kami beri  sanksi dikeluarkan dari sekolah. Tapi bukan berarti kami membenci, tapi ini diharapkan dapat memberikan efek jera terhadap anak," ujar Wahid.

Wahid menambahkan, jika hanya melakukan bullying yang tidak membahayakan seperti memanggil temannya dengan nama orang tua atau mengeluarkan kata-kata kasar, hukuman yang diberikan menghafal buku panduan salat.

Baca Juga: Astronom Temukan Pemicu Mega-tsunami di Mars 3,4 Miliar Tahun Lalu