"Kalau kita tidak cepat mengakomodir, maka akan menimbulkan opini-opini yang menganggu investasi terhadap masayakat dan buruh pekerja," jelasnya.
Baca Juga: Buntut Larangan Buat Sumur Bor, Warganet Minta Layanan PDAM di Kendari Diperbaiki
Sementara itu, Kepala BLK Kendari, Haji Polondu mengungkapkan, BLK sebagai salah satu penengah dunia usaha buruh atau pekerja dan pemerintah.
"Tanpa disadari BLK ini telah menciptakan tenaga-tenaga kerja yang terampil, setelah mereka bekerja akan menyandang predikat sebagai buruh," katanya.
Ia juga mengaku akan mengawal orang-orang yang sudah lulus dan mendapatkan sertifikat kompetensi di pelatihan BLK, agar mereka bisa sejahtera.
