Baca Juga: Jalur Transportasi Terputus Akibat Tanah Longsor
"Selain karena unjuk rasa, kami juga selaku Pemerintah Desa Lantowonua secara terus menerus melakukan pendampingan dan komunikasi ke atas (Pemkab). Alhamdhulillah aspirasi kami ditanggapi," pungkasnya.
Dalam tahapan pengerjaan jalan tersebut, petugas teknis kerap mendapat hambatan di lapangan, seperti urusan lahan, namun dapat dituntaskan dengan koordinasi dan pendekatan yang humanis.
Terpisah, Sumardin, salah satu anggota BPD Desa Lantowonua pun turut bersyukur. Katanya, Desa Lantowonua adalah satu-satunya desa yang ada di Ibu Kota kabupaten Bombana. Namun infrastruktur berupa jalan selalu menjadi keluhan selama ini.
"Terima kasih kepada Pemkab Bombana sudah aspal jalan di sini. Melalui kesempatan ini, saya mengharapkan kepada pemerintah agar memperhatikan infrastruktur berupa jalan raya yang masih banyak butuh perhatian. Maka jangan tunggu masyarakat demo baru bergerak. Karena daerah akan maju kalau jalur transportasinya lancar," tegasnya. (A)
