"Sehingga orientasi Dikbud Kolut sekarang ini, melalui program beasiswa utusan daerah khusus bagi siswa berprestasi yang berminat menjadi guru, selain untuk memenuhi kuota atau ketersediaan tenaga pendidik, juga kami ingin meningkatkan mutu guru, olehnya itu kita merekrut anak-anak yang berprestasi dan menyekolahkan mereka di kota pendidikan, Jogjakarta," terangnya, Rabu (28/8/202)
Lebih lanjut Ismail mengatakan, tahun ini, Dikbud Kolut memprioritaskan kuota untuk jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) karena saat ini Kolut masih kekurangan guru SD.
"Jadi 50 persen dari 30 orang siswa yang dinyatakan lulus, kita prioritaskan ke Jurusan PGSD dan sisanya jurusan guru IPA, seni rupa, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan teknik mesin," ungkapnya.
Ismail berharap melalui program ini kuota dan kualitas guru di Kolut dapat terpenuhi sehingga tidak ada lagi sekolah-sekolah yang kekurangan guru.
"Kami juga berharap mereka yang memperoleh beasiswa menggunakan waktunya dengan baik untuk menyerap ilmu pengetahuan dan menerapkannya ketika kembali ke daerah," harapnya.
