Lebih lanjut pria kelahiran Madiun ini menuturkan, tim investigasi telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, saksi, CCTV dan hasil olah TKP.

Menurut Dedi, tim investigasi berkesimpulan massa yang merupakan Aremania, suporter Arema FC, menyerang pemain dan official yang dievakuasi petugas pengamanan. Mereka juga merusak dan membakar sehingga petugas saat itu menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. (B)

Penulis: Try Wahyudi Ari Setyawan

Editor: Kardin