"Luar biasa, kapal break kalau mau makan sahur," tutur Armin.
Untuk mudik lebaran tahun ini, Armin belum bisa memastikan kapan lonjakan akan terjadi.
"Kalau itu (lonjakan penumpang) belum bisa kita jawab karena animo pengguna jasa susah untuk kita prediksi. Kalau memang ada paling H-10 mulai ada lonjakan," jelas Armin.
Diketahui, di pelabuhan Amolengo-Labuan ada dua unit feri yang dioperasikan yakni KMP Semumu milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) dan KMP Rajawali Nusantara milik PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).
KMP Semumu dan KMP Rajawali Nusantara beroperasi lima trip dalam sehari yakni trip pertama berangkat pukul 08.00, kedua 10.00, ketiga 12.00, keempat 14.00 dan trip kelima, pukul 16.00 Wita. (B)
