Baca Juga: Sejumlah Warga Kendari Salat Idul Adha dan Berkurban Hari Ini
“Pertanyaannya itu mengapa full, sementara masih ada penumpang yang belum naik kapal dan punya tiket serta nomor kursi, penumpang yang mana itu," kata penumpang kapal cepat, Jahada.
Kejadian ini merupakan gambaran pihak perusahaan kapal yang tidak profesional, dan cenderung kurang peduli terhadap kepentingan publik.
Ia berharap ada satu sistem yang harus dikembangkan secara profesional. Pertama, petugas harus secara ketat memeriksa penumpang yang memiliki tiket dan tidak memiliki tiket.
"Kedua, pihak penjual tiket jangan menjual tiket non seat (penumpang kapal yang tidak memiliki kursi) membuat penumpang lain tidak merasa nyaman," lanjutnya.
