Menurutnya, seharusnya kehadiran kapal lintas nusantara dengan harga ekonomis dapat mempermudah masyarakat dengan pelayanan yang sesuai bukan mempersulit.

"Ini buruh seperti main harga sesukanya, kasihan penumpang," katanya.

Menanggapi hal tersebut, pihak PT Pelabuhan Indonesia Persero (Pelindo), melalui penjaga pelabuhan, Muhammad Andri mengatakan itu kewenangan Syahbandar, namun soal tarif angkut barang itu sesuai kesepakatan penumpang dan buruh tanpa memaksakan.

Menurutnya, harga tarif tinggi biasanya jumlah barang yang banyak pula, buruh tidak memaksa penumpang agar barang bawaanya dibawakan.

Baca Juga: Pembiayaan Berbasis Pengembangan Showroom Mobil Bekas Hadir di Kendari, Berdayakan Pelaku UMKM