Sementara aspek promotif, edukasi, sosialisasi bagi Ibu-ibu hamil juga pada keluarga harus terus digencarkan sehingga meningkatkan pemahaman untuk pencegahan stunting.
”Sekali lagi saya minta ini juga melibatkan PKK, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat RT dan RW serta relawan dan kita harapkan ini menjadi gerakan bersama di masyarakat,” ujarnya.
Jokowi juga menekankan dalam upaya penurunan angka stunting juga disambungkan dengan program perlindungan sosial.
”Terutama PKH, kemudian pembagian BPNT dan juga pembangunan infrastruktur dasar yang menjangkau keluarga-keluarga yang tidak mampu,” tandasnya.
Sementara Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, usai mengikuti rapat tersebut menambahkan, semua lembaga terkait akan digerakkan untuk semua tetap bekerja dengan protokol kesehatan di dalam mengatasi pandemi COVID-19 dan untuk menyukseskan program-program stunting.
