"Mau menunggu tidak jelas, tidak mau menunggu juga jangan sampai dilewati jadi simala kama,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan awak telisik.id penyaluran BLT tidak dilakukan di Kantor Pos akan tetapi menggunakan Gedung Kantor Camat Mawasangka Induk. Penyaluran dilakukan dengan bantuan dua pegawai Pos.
Baca juga: Juli Sekolah Dibuka, Aktivis Sultra: Pemda yang Tahu Kondisi Daerah
Camat Mawasangka, Lasanifi, menjelaskan, penggunaan kantor camat sebagai tempat penyaluran BLT karena buruknya jaringan telekomunikasi di kantor pos.
"Terkait keluhan masyarakat, sebenarnya ini kelirunya dari pihak Pos, mungkin pos ini orang baru. seharusnya ini pake perzona. Memang dari awal saya melihat tidak benar begini, mana sekarang kita lagi masa pandemi dituntut untuk menghindari kerumunan. Ini malah berkerumun," pungkasnya.
