KENDARI, TELISIK.ID - Pekerjaan beton bertulang dan dinding merupakan pekerjaan elemen penting dalam konstruksi bangunan. Namun, struktur ini dapat mengalami kerusakan yang membahayakan keselamatan dan estetika bangunan, yang disebabkan kelalaian pekerjaan.
Badaruddin ST, ahli struktur bangunan gedung Sulawesi Tenggara menjelaskan kepada Telisik.id tentang jenis, penyebab, dan dampak kerusakan beton bertulang dan dinding, Senin (20/5/2024) melalui telepon seluler.
Jenis kerusakan meliputi retak, korosi baja tulangan, pengeroposan akibat proses kimia, spalling, keausan, dan kebocoran. Penyebabnya bervariasi dari kualitas material yang buruk, desain struktur yang tidak tepat, pengerjaan yang tidak sesuai standar, hingga paparan lingkungan ekstrem.
Badaruddin menekankan pentingnya kualitas material beton dan tulangan yang sesuai kebutuhan struktur. Penggunaan bahan yang tidak sesuai, seperti material granular yang tidak solid, dapat mempercepat kerusakan.
Baca Juga: Pembangunan Gedung Rektorat UM Kendari Terus Dilanjutkan Meski Belum Penuhi K3
