Berbeda dengan BBM non subsidi, dua produk bahan bakar bersubsidi yang dipasarkan melalui SPBU Pertamina tidak mengalami perubahan harga. Pertalite dengan nilai oktan RON 90 tetap dijual Rp 10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi dipertahankan pada harga Rp 6.800 per liter.
Penyesuaian harga BBM non subsidi juga dilakukan oleh operator SPBU swasta. Sejumlah produk yang dipasarkan oleh Shell, BP-AKR, Vivo, hingga Mobil Indostation tercatat mengalami kenaikan harga dibandingkan periode Februari 2026.
Pada jaringan SPBU BP-AKR misalnya, harga BP 92 kini dibanderol Rp 12.390 per liter, naik dari sebelumnya Rp 12.050 per liter. Produk BP Ultimate juga mengalami kenaikan menjadi Rp 12.920 per liter dari Rp 12.500 per liter.
Adapun harga BP Ultimate Diesel tercatat meningkat menjadi Rp 14.620 per liter dari sebelumnya Rp 13.600 per liter. Penyesuaian ini sejalan dengan perubahan harga produk BBM sejenis yang dipasarkan oleh operator lain.
Di jaringan SPBU Shell, harga Shell Super yang memiliki nilai oktan RON 92 juga berada pada kisaran Rp 12.390 per liter. Sementara itu, Shell V-Power Diesel dijual Rp 14.620 per liter. Namun di beberapa lokasi SPBU Shell, ketersediaan BBM dilaporkan masih terbatas.
