Ia menyebut, pelampung dari botol plastik atau styrofoam jika terkena paparan sinar matahari, lambat laun akan hancur menjadi partikel-partikel kecil dan masuk ke dalam laut. Dan ternyata itu berbahaya jika dimakan ikan.
Baca Juga: 36 Kelompok Pembudidaya di Wakatobi Terima Bibit Rumput Laut
Karena pernah ada yang meneliti tentang kandungan yang ada di dalam tubuh ikan. Salah satunya di hati ikan tuna di Wakatobi. Dan hasilnya sangat mengagetkan. Terdapat kandungan plastik di dalam hati ikan tuna yang ada di Wakatobi. Itu akan berpengaruh kepada tingkat stunting di Wakatobi. Pemerintah yang gencar mengkampanyekan untuk konsumsi ikan sebagai upaya menurunkan angka stunting namun ternyata hati ikan di Wakatobi mengandung plastik.
Kegiatan-kegiatan perencanaan, penelitian awal dan sebagainya. Khairudin menuturkan, kenapa harus jauh-jauh mendatangkan dari UHO, Unhas, dan lain sebagainya. Sementara di Wakatobi terdapat 3 perguruan tinggi dan orang-orang yang memiliki latar belakang pendidikan S1 dan lainnya.
"Potensi-potensi kita diberikan sangat besar di bidang perikanan kelautan, pariwisata. Hanya kita belum eksplore secara penuh. Orang-orang yang tinggal di Wakatobi lebih paham apa yang ada di daerah. Mudah-mudahan kedepannya bisa berkolaborasi atau kerja sama untuk membangun Wakatobi ini," ucapnya. (B)
