Tongkat atau hansu ini diberi nama Khadola Sampaga diberikan atas keinginan dan persetujuan dari tiga kadie eks kesultanan Buton yang saat ini tergabung dalam kecamatan Tomia dan Tomia timur. Ketiga kadie tersebut yakni kadie Timu, Kadie Tongano dan Kadie Waha.

Pernyataan sikap ketiga Kadie ini tercatat secara tertulis. Semua itu dilakukan karena mereka menganggap Umar Samiun adalah bagian dari keluarga Tomia.

Selain itu, Umar Samiun dinilai memiliki kekuatan dan gagasan bermanfaat sebagaimana makna besi dalam tongkat hansu tersebut.

Kedatangan Umar Samiun di Tomia disambut dengan pengalungan bunga secara adat. Ratusan massa yang telah menanti lebih dulu terlihat berlomba mengabadikan momen dengan berpose bersama. Hal serupa juga terjadi di setiap kedatangan bakal calon gubernur Sultra itu di Wakatobi. (B)

Reporter: Deni Djohan