Hayuddin juga mengaku sebelum dilakukan pemberhentian, pihaknya telah dipertemukan dengan beberapa perangkat tersebut oleh camat Mataoleo, untuk mememecahkan masalah di antara kedua pihak, dimana hubungan antara perangkat desa dan kepala desa sedang tidak harmonis.

Baca Juga: Honor TPP Pegawai dan Perangkat Desa Belum Cair, Pj Bupati Bombana Minta Waktu Seminggu

"Sebelumnya kami sudah dipertemukan di kecamatan. Jadi kalau soal keberatan dan  mereka melapor, ya silakan karena itu hak mereka. Sebenarnya mereka juga ini kan keluarga saya," ucapnya.

Sementara itu, Camat Mataoleo, Sukaji Ramang menerangkan, pihaknya telah memperingatkan kepala desa terkait polemik yang akan ditimbulkan pasca pemberhentian perangkat desa.

"Setelah saya klaifikasi semua pihak, pak desa ini tidak nyaman berkantor. Jadi setelah saya sudah pertemukan mereka dan saya melihat masing-masing keras dan tidak lagi seperti pimpinan dan bawahan, maka saya rekomendasikan untuk lakukan perekrutan demi keberlangsungan pemerintahan. Tetapi saya sampaikan memang sama pak desa harus bertanggung jawab kalau lakukan pemberhentian aparat," jelasnya. (A)