Adapun hal terakhir yang disarankan Syekh Zainuddin adalah memperbanyak i’tikaf di sepuluh terakhir Ramadan. Sebab, Rasulullah SAW melakukan hal tersebut sebagai bentuk meningkatkan ibadahnya.

Selain itu, Rasulullah SAW juga menghidupkan malam-malam Ramadan. Dalam Shahih Muslim, Sayyidah Aisyah RA mengaku menyaksikan Nabi beribadah selama Ramadan hingga menjelang Subuh.

Baca Juga: Doa Qunut Witir di 15 Hari Terakhir Ramadan

Bahkan, dalam riwayat lain, Rasulullah SAW selalu membangunkan keluarganya dalam sepuluh malam terakhir. Hal itu menunjukkan saking istimewanya malam-malam tersebut.

Rasulullah SAW juga mengencangkan ikat pinggang pada malam-malam tersebut agar dapat menghindarkan diri dari tempat tidur dan menggauli istrinya. Dengan itu, Rasulullah dapat lebih fokus menjalani ibadah malamnya.