1. Kondisi hormon ketika stres dan hamil
Mengutip Kompas.com, perbedaan telat haid karena stres dan kehamilan yang pertama dapat dilihat dari efek yang ditimbulkan pada tubuh. Stres dan kehamilan sama-sama akan mengganggu keseimbangan hormon di dalam tubuh sehingga berdampak negatif pada siklus haid.
Ketika Anda merasa stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol. Hormon kortisol yang diproduksi akan membuat darah mens menjadi terlalu sedikit, menghambat siklus menstruasi, atau menghentikan menstruasi sama sekali. Ketika tingkat stres terlalu tinggi, waktu telat haid akan lebih lama, bahkan hingga berbulan-bulan.
2. Tanda-tanda stres dan hamil
Stres dan kehamilan akan memberikan efek yang berbeda untuk tubuh, baik secara fisik dan emosional. Tanda-tanda stres yang akan muncul, seperti:
