Dikatakannya lagi, inflasi NTT secara tahunan pada April 2021 mencapai 1,54 persen year on year (yoy), lebih tinggi dari inflasi nasional. Bencana badai siklon seroja diperkirakan meningkatkan tekanan inflasi dua (2) sampai dengan tiga (3) bulan ke depan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, juga mengakibatkan tekanan inflasi di akhir tahun 2021.
Namun inflasi NTT sepanjang tahun 2021 diperkirakan masih terkendali dan berada pada rentang 2,10 sampai dengan 3,10 persen (yoy).
"Karenanya kami merekomendasikan agar pemerintah provinsi menyampaikan surat kepada pemerintah pusat untuk penerbitan Instruksi Presiden tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana terutama kepada Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian PUPR," tambahnya.
Jika melihat beberapa daerah lainnya seperti di Palu, Sulawesi Tengah dan NTB, sebulan setelah bencana, Instruksi Presidennya langsung keluar dan sangat membantu proses rekonstruksi fisik dan ekonomi pasca bencana.
Oleh karena itu, tutur Nyoman, pihaknya juga merekomendasikan perluasan Program TJPS, Food Estate, akselerasi tindak lanjut Pinjaman PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) PT SMI 2021, perluasan penggunaan brigade alsintan dan percepatan vaksinasi untuk dorong mobilitas.
