Baca Juga: Dinkes Kota Baubau Temukan 330 Kasus TBC

Dinas Kesehatan Kota Kendari bekerja sama dengan puskesmas di berbagai kecamatan melakukan investigasi kontak terhadap keluarga dan orang-orang yang berinteraksi langsung dengan penderita TBC.

Tim kesehatan mengunjungi rumah-rumah pasien TBC untuk melakukan pemeriksaan awal, memberikan edukasi terkait gejala-gejala TBC, serta menekankan pentingnya deteksi dini dan pengobatan tepat waktu.

"Dengan investigasi kontak, kami berharap dapat memutus rantai penularan TBC, khususnya di kalangan keluarga pasien dan lingkungan terdekat mereka. TBC adalah penyakit menular yang bisa diobati, namun membutuhkan deteksi cepat dan pengobatan yang tuntas," ungkapnya.

Program ini juga didukung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan dalam rangka mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2030. Salah satu pendekatan penting yang diusung adalah pengobatan profilaksis bagi kontak pasien yang hasil tesnya menunjukkan kemungkinan besar terinfeksi, meski belum menunjukkan gejala. Hal ini diharapkan dapat mencegah perkembangan infeksi menjadi penyakit TBC yang aktif.