"Siapa tahu Pemkot bisa mengundang investor dari luar agar bisa meningkatkan industri kopi di Baubau," harapnya.
Ditempat yang sama, Anggota DPRD kota Baubau yang hadir, Gilang Siradja mengungkapkan, kegiatan ini membuat warna dan geliat baru bagi para pemuda di negeri khalifatul Khamis itu. Utamanya para pelaku usaha. Apalagi zaman menuntut kita untuk tidak perlu lagi eksklusif melainkan inklusif. Artinya, zaman memaksa kita untuk menyampingkan kompetisi melainkan mengedepankan kolaborasi.
Ia mengaku, sejak dirinya masuk dan duduk sebagai anggota dewan, kegiatan seperti ini senantiasa terus didorong. Tidak hanya event ini melainkan seluruh kegiatan kepemudaan di Kota Baubau.
"Yang kita harapkan pemerintah daerah mau berkontribusi dan berkalaborasi dengan pemuda kita," tutur politisi Hanura itu.
Putra mantan Sekda Kota Baubau berharap, kegiatan seperti ini terus berlanjut. Selain itu, keterlibatan seluruh stakeholder sangat dibutuhkan agar kegiatan kepemudaan di Baubau menuju kearah produktifitas.
