Pengusaha di bumi penghasil aspal ini mengaku, akan terus mendukung pembangunan ekonomi masyarakat yang mengedepankan semangat gotong royong, kolaborasi yang inklusif, menciptakan wirausaha lokal yang saat ini berada di perantauan, salah satunya para mahasiswa yang ada di Jawa Timur.
“Harapannya 20 persen cargo kita berikan kesempatan buat anak mahasiswa Buton yang kuliah di daerah Jawa atau para masyarakat Buton di perantauan untuk menjadi mitra penjualan ikan beku atau frozen fish,” pungkasnya.
Pengusaha sukses asal Buton ini menambahkan, Kadin Buton akan terus berupaya membantu para pelajar yang ada di Jawa Timur sehingga mereka memiliki penghasilan tambahan untuk menyelesaikan studinya.
Misi Kadin Buton adalah untuk menciptakan lapangan kerja dan pengusaha baru yang ada di Buton. Pasalnya, pengolahan secara mandiri potensi sumber daya alam maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat drastis.
Sumarlin juga mengatakan, industri perikanan juga harus didukung agar terus berkembang, tidak hanya pada sektor pertanian dan pertambangan. Apalagi kata dia, Kabupaten Buton diketahui memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah.
