Kalaupun ada pembicaraan seperti itu, menurut Doli, formalitasnya akan ada pembicaraan di DPP. Selama hal itu belum dilakukan, kata dia, maka akan menjadi wacana.
“Nah, karena RK sekarang waketum, ya selama memang tidak ada partai politik yang membicarakannya secara resmi datang ke DPP atau kemudian ke Pak Airlangga Hartarto, ya itu kami anggap wacana yang berkembang saja,” tegas Ketua Komisi II DPR RI ini.
Menanggapi pernyataan Doli terkait tawaran Megawati kepada RK untuk menjadi pendamping Ganjar, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, beralasan bahwa pertemuan itu membahas monumen Bung Karno di Bandung, Jawa Barat.
“Pertemuan dengan Pak Ridwan Kamil dilakukan untuk membahas beberapa hal yang penting terkait dengan monumen Bung Karno. Karena Pak Ridwan Kamil mampu menggelorakan seluruh benang merah perjuangan Bung Karno yang menggelorakan semangat nasionalisme, cinta tanah air itu di Bandung,” kilah Hasto di Gedung MNC, Jakarta, saat menghadiri rapat konsolidasi Tim Pemenangan Nasional (TPN), Rabu (13/9/2023).
Baca Juga: PDIP Yakin Menang Satu Putaran Pilpres 2024
