Menurutnya, aksi tersebut merupakan provokatif yang diduga dilakukan oleh 12 orang yang mengatas namakan Humas perusahaan saat proses perekrutan tenaga kerja lokal.

"Kalau selama ini saya diamkan, untuk kali ini tidak, karena ini untuk kepentingan rakyat yang lebih banyak," tutupnya.

Reporter: Muh. Surya Putra

Editor: Kardin