YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Ketika mengunjungi Dusun Sadang, Desa Tanjungharjo, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, kita akan bertemu dengan sosok perempuan berusia 120 tahun.
Namanya Ny Suparni. Bukan warga asli daerah tersebut, tapi lahir dan besar di Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah. Dan setelah menikah tahun 1945 dengan Karto Prawiro, baru pindah ke tempat tersebut.
Dari pasangan ini, lahir Tukiyem (1954) dan Sudi Wiyono (1957). Lalu tahun 1965, Karto Prawiro meninggalkan keluarga untuk merantau ke Metro, Lampung, dan menikah lagi.
Akhirnya Suparni menjanda dan sendirian merawat kedua anaknya. "Setelah suami pergi, saya tidak menikah lagi," kata Suparni yang punya prinsip menikah itu hanya sekali saja.
Dia menafkahi keluarganya dengan bekerja keras. Mbah Suparni yang saat ini punya 4 cucu dan 6 cicit, setiap harinya masih beraktivitas menjual gula, jamu, kain selendang, bahkan membuat tali tampar atau tambang.
